Sadranan, Tradisi Ziarah Kubur di Bulan Syakban

Tradisi ini sudah dilakukan sejak zaman Majapahit.

Senin, 29 Juli 2013, 12:25 Magang Viva, pidhoh
Ziarah kubur
Ziarah kubur (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Sadranan (Nyadran) merupakan tradisi tahunan berziarah kubur pada bulan Ruwah atau Syakban untuk menyambut datangnya Ramadan. Salah satu daerah yang masih melaksanakan tradisi ini yaitu desa Karangturi, Jawa Tengah.

Sadranan dimulai warga dengan melakukan besik atau gotong royong membersihkan area pemakaman. Pada malam harinya warga berkumpul di masjid untuk menggelar doa dan dzikir bersama dipimpin sesepuh desa.

Keesokan harinya warga datang ke makam membawa kue jajanan pasar di dalam tenong, yakni tempat makanan berbentuk bulat yang terbuat dari anyaman bambu. Kue-kue itu dibagikan ke semua warga sebagai rasa syukur kepada Allah atas kemakmuran hasil bumi yang diterima warga.

Tradisi ini sudah dilakukan sejak zaman Majapahit. Dahulu pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, selain mengunjungi makam leluhur juga untuk memantau kondisi rakyatnya.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  

Kamis, 24 April 2014

Imsak

4:34

Maghrib

17:54

Muhammad (Nabi Muhammad S.A.W.)
Kategori Surah :Madaniyyah, Jumlah Ayat : 38 Ayat
Lihat Semua Surah Al-Quran
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2008 - 2014 PT. Viva Media Baru

Members of