Tradisi Ruwahan Menyambut Ramadan

Tradisi ini digelar setiap malam selama bulan Syakban

Jum'at, 16 Agustus 2013, 00:50 Magang Viva, riadi_310599
Pengajian selama bulan Syakban
Pengajian selama bulan Syakban  

VIVAnews - Syakban atau Ruwah (bahasa Jawa) merupakan bulan istimewa bagi umat Islam. Pada bulan inilah dilakukan persiapan menjelang Ramadan, baik persiapan jasmani maupun rohani.

Memasuki bulan istimewa ini, beberapa daerah di Bantul menggelar tradisi sosial keagamaan yang disebut Ruwahan. Disebut Ruwahan karena dilakukan di bulan Ruwah atau Syakban. Tradisi ini telah dilestarikan secara turun-temurun.

Ruwahan memiliki rangkaian acara yang hampir sama dengan kenduri arwah atau tahlilan, yaitu dibuka dengan bacaan surat Yasin secara berjamaah yang dilanjutkan dengan bacaan thayyibah atau tahlil, dan diakhiri dengan doa untuk para leluhur.

Tradisi ini digelar setiap malam selama bulan Syakban, biasanya diadakan di masing-masing RT dan dihadiri oleh seluruh warganya terutama bapak-bapak. Pada minggu terakhir bulan Ruwah dilaksanakan tradisi Nyadran atau ziarah massal.

Tujuan utama tradisi ini untuk menjalin silaturahmi antarwarga, mendoakan arwah para leluhur, serta mengoptimalkan persiapan menyambut Ramadan. Hal tersebut yang membedakan antara Ruwahan dengan kenduri atau tahlilan biasa.

Persiapan yang dilakukan dengan menciptakan suasana religius di tengah masyarakat agar lebih dekat kepada Allah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga, serta menyiapkan bekal keilmuan tentang Ramadan menyangkut fikih puasa maupun amalan-amalan saat Ramadan.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  

Jum'at, 25 April 2014

Imsak

4:34

Maghrib

17:55

Az-Zalzalah (Kegoncangan)
Kategori Surah :Madaniyyah, Jumlah Ayat : 8 Ayat
Lihat Semua Surah Al-Quran
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2008 - 2014 PT. Viva Media Baru

Members of